socialworkers.or.id
11 Sep 2010
Frequently Asked Questions PDF Print E-mail

Pertanyaan yang sering ditanyakan;

  1. Siapakah pekerja sosial
    Setiap orang memiliki fungsi dan tugas yang harus dikerjakannya sebagai anggota dari sebuah komunitas dan masyarakat. Ketika seseorang gagal menjalankan fungsi itu, maka ia disebut mengalami MASALAH SOSIAL. Pekerja sosial adalah ORANG yang membantu orang  lain yang memiliki masalah sosial tersebut.

  2. Seperti apa masalah sosial tersebut.
    Anak seharusnya menikmati masa-masa tumbuh dan kembangnya dalam lingkungan yang baik. Ketika seorang anak tidak mendapatkan lingkungan tersebut dan hidup di jalanan, maka ia berubah menjadi masalah sosial. Orang dewasa seharusnya mencari uang dengan cara bekerja yang sesuai dengan keterampilan dan minatnya. Ketika ia tidak bekerja dan memilih jadi pengemis, maka ia berubah menjadi masalah sosial.

    Setiap masalah sosial harus dicarikan jalan keluarganya agar tidak berdampak luas dan memunculkan masalah-masalah sosial lainnya. Anak jalanan bisa saja berubah menjadi pencuri dan pengemis yang tak terkendali dapat memunculkan tindakan anarkis.

  3. Apa yang dikerjakan oleh pekerja sosial
    Pekerja sosial berupaya untuk mengembalikan kondisi orang-orang yang bermasalah ini agar dapat hidup selayaknya sebagaimana diharapkan oleh lingkungannya. Anak jalanan berhenti beraktifitas di jalanan dan kembali ke sekolah dan mendapatkan perhatian dari keluarga. Pengemis bisa keluar dari aktifitas meminta-meminta dan dipersiapkan untuk bekerja pada bidang-bidang yang mampu menghasilkan pendapatan bagi mereka.

    Untuk mendapatkan hasil terbaik, maka seorang pekerja sosial melakukan tugasnya dengan langkah-langkah yang dapat dipertanggungjawabkan diantaranya;
    • Penjangkauan
    • Penggalian masalah
    • Perumusan rencana intervensi
    • Intervensi
    • Monitoring
    • Rujukan
    • Terminasi
  4. Apakah pekerja sosial merupakan sebuah profesi?
    YA, pekerja sosial adalah sebuah profesi pertolongan. Dalam melakukan prakteknya seorang pekerja sosial haruslah memiliki;
    • Nilai-nilai dasar yang melandasi pertolongannya
    • Pengetahuan
    • Keterampilan
  5. Perlukah pendidikan khusus untuk menjadi seorang pekerja sosial?
    Untuk dapat menjadi seorang pekerja sosial, seseorang harus mengikuti pendidikan pekerjaan sosial setingkat dengan Sarjana (S-1) dengan beban SKS yang telah ditetapkan


  6. Dimana belajar pekerjaan sosial?
    Pendidikan untuk menjadi pekerja sosial bisa di dapat di Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan program studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, atau Pekerjaan Sosial. Di beberapa kampus ilmu serupa disebut dengan Sosiatri

  7. Bagaimana dengan orang-orang yang suka membantu orang lain dan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan sosial, dapatkah mereka disebut pekerja sosial?
    SANGAT disarankan untuk tidak menyebut diri pekerja sosial, karena pekerja sosial merupakan PROFESI. Sebagaimana orang yang pandai mengobati orang sakit tidak dapat disebut dokter bilamana mereka tidak mengikuti pendidikan dokter dan meraih ijin praktek dokter. Begitupun dalam pekerjaan sosial. Orang-orang baik dan suka membantu tidak otomatis menjadi pekerja sosial.

    Bagi kelompok-kelompok ini sebaiknya menyebut diri AKTIVIS sosial atau RELAWAN sosial. Kegiatan membantu kelompok miskin dengan menyelenggarakan pembagian sembako dan pengobatan atau semacamnya, belum bisa di kategorikan kegiatan PEKERJAAN SOSIAL, apabila dalam pelaksanaannya tidak mengikuti kaidah-kaidah PEMECAHAN MASALAH.

    Jadi yang membuat pekerja sosial berbeda dengan orang-orang biasa yang memiliki kepedulian pada masalah sosial adalah; pekerja sosial mendasarkan prakteknya pada PERUBAHAN BERENCANA.

  8. Bagaimana dengan orang-orang yang tertarik menjadi pekerja sosial tetapi tidak mengikuti pendidikan pekerjaan sosial?
    Sampai saat ini masih dipikirkan cara untuk memberi pengakuan kepada mereka yang telah bekerja pada bidang pertolongan masalah sosial tetapi tidak mengikuti pendidikan pekerja sosial. Kepada mereka nantinya akan diberikan sertifikat pengakuan pekerja sosial, setelah mereka mengikuti serangkaian tes dan supervisi dari lembaga terkait.

  9. Dimana pekerja sosial berkarir?
    Pekerja sosial dapat memilih apakah akan bekerja pada panti-panti yang berhubungan dengan penanganan orang-orang bermasalah sosial, atau di lembaga-lembaga yang membuat perencanaan terkait masalah sosial. Saat ini banyak pekerja sosial yang bekerja di lembaga non pemerintah (NGO) dengan beragam isu seperti; Anak, HIV AIDS, bencana dan pengungsi dan semacamnya.

  10. Mengapa seorang pekerja sosial bisa bekerja diluar panti penanganan masalah sosial?
    Karena pendidikan pekerjaan sosial memungkinkan seseorang untuk memperlajari hubungan antara Fisik, Psikososial dan Spiritual manusia secara keseluruhan. Dengan fokus kepada memampuan orang lain untuk mengembangkan potensi terbaik dari dalam dirinya, agar dapat beradaptasi dengan lingkungannya.